Kamis, 05 Juni 2014

Fase-Fase Belajar menurut Para Ahli



I.                    PENDAHULUAN
a.     Latar belakang
    Dalam kehidupan sehari-hari dewasa ini banyak orang tua kurang memperhatikan fase-fase belajar  yang dialami putera-puterinya sehingga sering terjadi salah paham. Terkadang banyak orang tua menuntut anaknya untuk cepat bisa menguasai ilmu dan ketrampilan. Padahal setiap anak mempunyai kemampuan dan fase yang kadang berbeda. Juga terkadang terjadi  orang tua kurang tanggap jika pada usia tertentu anak belum menunjukkan peningkatan dan orang tua sebaik meninjau memperhatikan sehingga jika terjadi ketidakberesan anak bisa mendapat penanganan yang lebih baik.
b.     Rumusan masalah
1.       Apa fase-fase belajar menurut Gagne ?
2.       Apa fase-fase belajar menurut Jerone S. Bruner ?
3.       Apa fase-fase belajar menurut Arno F. Wittig  ?
4.       Apa fase-fase belajar menurut Albert Bandura ?
5.       Apa fase-fase belajar menurut J. Piaget ?
c.     Tujuan
1.       Mengetahui fase-fase menurut Gagne
2.       Mengetahui fase-fase menurut Jerone S. Bruner
3.       Mengetahui fase-fase menurut Arno F. Wittig 
4.       Mengetahui fase-fase menurut Albert Bandura
5.       Mengetahui fase-fase menurut J. Piaget


II.                  PEMBAHASAN
a.     Pengertian Belajar
          Belajar adalah kegiatan individu memperoleh pengetahuan, perilaku dan keterampilan dengan cara mengolah bahan belajar. Dalam belajar tersebut individu menggunakan ranah-ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Akibat belajar tersebut maka kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik makin bertambah baik.


b.    Pengertian Proses Belajar
       Proses adalah kata yang berasal dari bahasa latin “processus” yang berarti “jalan ke depan”  . Menurut Chaplin (1972), proses adalah : Any changein any object or organism, particularly a behavioral or phycholigal change (Proses adalah suatu perubahan khususnya yang menyangkut perubahan tingkah laku atau perubahan jiwa).

c.     Fase-fase Belajar Menurut Para Ahli

Menurut Gagne
1.  Fase pengenalan (apprehending phase)
          Pada fase ini siswa memperhatikan stimulus tertentu kemudian menangkap artinya dan memahami stimulus tersebut untuk kemudian ditafsirkan sendiri dengan berbagai cara. ini berarti bahwa belajar adalah suatu proses yang unik pada tiap siswa, dan sebagai akibatnya setiap siswa bertanggung jawab terhadap belajarnya karena cara yang unik yang dia terima pada situasi belajar.
2.  Fase perolehan (acqusition phase)
          Pada fase ini siswa memperoleh pengetahuan baru dengan menghubungkan informasi yang diterima dengan pengetahuan sebelumya. Dengan kata lain pada fase ini siswa membentuk asosiasi-asosiasi antara informasi baru dan informasi lama.
3.  Fase penyimpanan (storage phase)
          Fase storage atau retensi adalah fase penyimpanan informasi, ada informasi yang disimpan dalam jangka pendek ada yang dalam jangka panjang, melalui pengulangan informasi dalam memori jangka pendek dapat dipindahkan ke memori jangka panjang.
4.  Fase pemanggilan (retrieval phase)
          Fase retrieval atau recall adalah fase mengingat kembali atau memanggil kembali informasi yang ada dalam memori. Kadang-kadang dapat saja informasi itu hilang dalam memori atau kehilangan hubungan dengan memori jangka panjang. Untuk lebih daya ingat maka perlu informasi yang baru dan yang lama disusun secara terorganisasi, diatur dengan baik atas pengelompokan-pengelompokan menjadi katagori, konsep sehingga lebih mudah dipanggil



Menurut Jerone S. Bruner
             Menurut Bruner, dalam prosses belajar siswa menempuh tiga tahap, yaitu:
1.    Tahap informasi (tahap penerimaan materi)
       Dalam tahap ini, seorang siswa yang sedang belajar memperoleh sejumlah keterangan mengenai materi yang sedang dipelajari.
2.     Tahap transformasi (tahap pengubahan materi)
          Dalam tahap ini, informasi yang telah diperoleh itu dianalisis, diubah atau             ditransformasikan menjadi bentuk yang abstrakatau konseptual.
3.     Tahap evaluasi
          Dalam tahap evaluasi, seorang siswa menilai sendiri sampai sejauh mana informas  yang telah ditransformasikan tadi dapat dimanfaatkan untuk memahami gejala    atau masalah yang dihadapi.

Menurut Arno F. Wittig
Menurut Wittig (1981) dalam bukunya Psychology of Learning , setiap proses belajar selalu berlangsung dalam tiga tahap, yaitu:
1.       Acquicition (tahap perolehan/penerimaan informasi)
Pada tingkat acquicition seorang siswa mulai menerima informasi sebagai stimulus
dan melakukan respon terhadapnya, sehingga menimbulkan pemahaman dan perilaku  baru.
2.       Storage (tahap penyimpanan informasi)
Pada tingkat storage seorang siswa secara otomatis akan mengalami proses penyimpanan pemahaman dan  perilaku baru yang ia peroleh ketika menjalani proses acquicition.
3.       Retrieval (tahap mendapatkan kembali informasi)
Pada tingkatan retrieval seorang siswa akan mengaktifkan kembali fungsi-fungsi sistem  memorinya, msalnya ketika ia menjawab pertanyaan atau memecahkan masalah. Proses retrieval pada dasarnya adalah upaya atau peristiwa  mental dalam mengungkapkan dan memproduksi kembali apa-apa yang tersimpan dalam memori berupa informasi, simbol, pemahaman dan perilaku tertentu sebagai respon atau stimulus yang sedang dihadapi.

Menurut Albert Bandura
Menurut bandura (1977), seorang behavioris moderat penemu teori social learning/observational learning, setiap proses belajar (yang dalam hali ini terutama belajar social dengan menggunakan model) terjadi dalam urutan tahapan peristiwa yang meliputi :
1.       Tahap Perhatian (attention phase)
Pada tahap ini para siswa/peserta didik pada umumnya memusatkan perhatian pada objek materi atau perilaku model yang lebih menarik terutama karena keunikannya dibanding dengan materi atau perilaku lain yang sebelumnya telah diketahui.
2.       Tahap Penyimpanan dalam Ingatan (retention phase)
Pada tahap berikutnya, informasi berupa materi dan contoh perilaku model itu ditangkap, diproses dan disimpan dalam memori.
3.       Tahap Reproduksi (reproduction phase)
Pada tahap reproduksi, segala bayangan citra mental (imagery) atau kode-kode simbolis yang berisi informasi pengetahuan dan perilaku yang tersimpan dalam memori diproduksi kembali.
4.       Tahap terakhir dalan proses terjadinya peristiwa perilaku belajar adalah tahap penerimaan dorongan yssng berfungsi sebagai sebagai reinforcemenr, “penguatan” bersemayam segala informasi dalam memori para peserta didik.

Menurut J. Piaget
       Perkembangan intelektual anak dapat dibagi menjadi tiga taraf.
1.    Fase pra-operasional, sampai usia 5-6 tahun, masa pra sekolah, jadi tidak berkenaan dengan anak sekolah. Pada taraf ini ia belum dapat mengadakan perbedaan yang tegas antara perasaan dan motif pribadinya dengan realitas dunia luar. Karena itu ia belum dapat memahami dasar matematikan dan fisika yang fundamental, bahwa suatu jumlah tidak berunah bila bentuknya berubah. Pada taraf ini kemungkinan untuk menyampaikan konsep-konsep tertentu kepada anak sangat terbatas.
2.  Fase operasi kongkrit, pada taraf ke-2 ini operasi itu “internalized”, artinya dalam menghadapi suatu masalah ia tidak perlu memecahkannya dengan percobaan dan perbuatan yang nyata; ia telah dapat melakukannya dalam pikirannya. Namun pada taraf operai kongkrit ini ia hanya dapat memecahkan masalah yang langsung dihadapinya secara nyata. Ia belum mampu memecahkan masalah yang tidak dihadapinya secara nyata atau kongkrit atau yang belum pernah dialami sebelumnya.
3. Fase operasi formal, pada taraf ini anak itu telah sanggup beroperasi berdasarkan kemungkinan hipotesis dan tidak lagi dibatasi oleh apa yang berlangsung dihadapinya sebelumnya.

III.                KESIMPULAN
Dalam proses belajar terdapat  beberapa fase belajar:
1.       Gagne membagi proses belajar
berlangsung dalam empat fase utama, yaitu:
a.       Fase pengenalan (apprehending phase)
b.      Fase perolehan (acqusition phase)
c.       Fase penyimpanan (storage phase)
d.      Fase pemanggilan (retrieval phase)
2.       Menurut Jerome S. Bruner, dalam proses pembelajaran siswa menempuh tiga episode atau fase, antara lain :
a.       Fase informasi (tahap penerimaan materi)
b.      Fase transformasi (tahap pengubahan materi)
c.       Fase evaluasi (tahap penilaian materi)
3.       Menurut Wittig (1981) dalam bukunya psychology of learning, setiap proses belajar selalu berlangsung dalam 3 tahapan, antara lain :
a.       Actuation (tahap perolehan/penerimaan informasi)
b.      Storage (tahap penyimpanan informasi)
c.       Retrieval (tahap mendapatkan kembali informasi)
4.       Menurut Bandura (1977),tahapan belajar terjadi dalam urutan tahapan peristiwa yang meliputi :
a.       Tahap Perhatian (attentional phase )
b.      Tahap Penyimpanan dalam Ingatan (retention phase)
c.       Tahap Reproduksi (reproductionphase)
d.      Tahap Motivasi (motivation phase)


5.       Menurut penelitan Jean Piaget perkembangan intelektual anak dapat dibagi menjadi tiga taraf yaitu,
a.      Fase pra-operasional
b.      Fase operasi kongkrit
c.       Fase operasi formal 



IV.                DAFTAR PUSTAKA

Mengulas sosial media 'twitter'


TUGAS TIK
MENGULAS SOCIAL MEDIA “TWITTER”







Dosen :
Nuning Minarsih, S.Pd, M.Kom

Oleh
Aditya Tionova
Andreas Dwi
Sr. Marisa, Osf
Yanuaria Eka Sari




SEKOLAH TINGGI PASTORAL KATEKETIK (STPKAT) ST.FRANSISKUS ASSISI SEMARANG
2014

KATA PENGANTAR


Puja dan Puji Syukur hanya milik Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kasih sayang-Nya dan memberikan waktu kepada penulis untuk menyelesaikan tugas makalah matakuliah TIK yang berjudul “Mengulas Twitter” Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini.

Makalah tentang ulasan mengenai sosmed Twitter ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas semester II mata kuliah TIK. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih jauh mengenai twitter kepada pembaca.

Penulis sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran baik secara tertulis ataupun secara lisan, khususnya kepada Dosen pengampu mata kuliah TIK Ibu Nuning Minarsih, S.Pd, M.Kom agar penulis bisa mengembangkan ilmu pengetahuannya, khususnya memahami tentang TIK dibidang social media.

                                                                                                Semarang, 20 April 2014


                                                                                                                        Penulis






DAFTAR ISI
Cover Dalam  .............................................................................................................. 1
Kata Pengantar ............................................................................................................ 2
Daftar Isi ..................................................................................................................... 3
BAB I Pendahuluan
A.    Latar Belakang ............................................................................................... 4
B.     Rumusan Masalah .......................................................................................... 4
C.     Tujuan ............................................................................................................ 4

BAB II Pembahasan
A.    Pengertian Twitter ..........................................................................................4
B.     Sejarah Twitter .............................................................................................. 5
C.     Penggunaan Twitter ...................................................................................... 6
D.    Lambang atau Logo Twitter ..........................................................................10
E.     Dampak Positif & Negatif .............................................................................10
BAB III Kesimpulan
A.    Simpulan ......................................................................................................13

BAB IV Daftar Pustaka ...........................................................................................14 



I.                   PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
            Dewasa ini di era globalisasi IPTEK semakin maju, tidak ketinggalan juga social media semakin banyak berkembang dan maju. Tidak hanya berkembang di kalangan remaja tetapi anak-anak serta orang dewasa juga banyak menggunakan. Aplikasi yang semakin canggih serta ringkas banyak ditawarkan. Dengan semakin majunya IPTEK orang semakin mudah berkomunikasi dengan orang lain yang berada dilain tempat yang jauh. Tidak aplikasi social media terkecuali ‘twitter’, banyak orang menggunakan aplikasi social media tersebut dengan berbagai pertimbangan, untuk media komunikasi, media beriklan, berbisnis, media pendidikan, mencari lowker dan masih banyak lagi kegunaannya. Tetapi disisi lain ‘twitter’ juga mempunyai sisi negative, tidak jarang pula orang menjalankan aksinya untuk menipu orang lain dengan menggunakan aplikasi social media ‘twitter’.
B.     Rumusan Masalah
a.       Apa itu twitter ?
b.      Bagaimana sejarah twitter ?
c.       Bagaimana penggunaanya ?
d.      Apa lambang (logo) dari twitter ?
e.       Apa dampak positif dan negatif dari twitter ?
C.     Tujuan
a.       Mengetahui yang dimaksud dengan twitter
b.      Mengetahui sejarah twitter
c.       Mengetahui penggunaan twitter
d.      Mengetahui lambang dari twitter
e.       Mengetahui dampak positif dan negatif dari twitter


II.                PEMBAHASAN
A.     Pengertian Twitter
            Twitter adalah layanan jejaring sosial dan mikroblog daring yang memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan berbasis teks hingga 140 karakter, yang dikenal dengan sebutan kicauan (tweet). Twitter didirikan pada bulan Maret 2006 oleh Jack Dorsey, dan situs jejaring sosialnya diluncurkan pada bulan Juli. Sejak diluncurkan, Twitter telah menjadi salah satu dari sepuluh situs yang paling sering dikunjungi di Internet, dan dijuluki dengan "pesan singkat dari Internet." Di Twitter, pengguna tak terdaftar hanya bisa membaca kicauan, sedangkan pengguna terdaftar bisa memosting kicauan melalui antarmuka situs web, pesan singkat (SMS), atau melalui berbagai aplikasi untuk perangkat seluler. Twitter mengalami pertumbuhan yang pesat dan dengan cepat meraih popularitas di seluruh dunia. Hingga bulan Januari 2013, terdapat lebih dari 500 juta pengguna terdaftar di Twitter, 200 juta di antaranya adalah pengguna aktif. Lonjakan penggunaan Twitter umumnya berlangsung saat terjadinya peristiwa-peristiwa populer. Pada awal 2013, pengguna Twitter mengirimkan lebih dari 340 juta kicauan per hari, dan Twitter menangani lebih dari 1,6 miliar permintaan pencarian per hari. Hal ini menyebabkan posisi Twitter naik ke peringkat kedua sebagai situs jejaring sosial yang paling sering dikunjungi di dunia, dari yang sebelumnya menempati peringkat dua puluh dua.

B.     Sejarah Twitter
            Asal mula Twitter berawal dari acara diskusi yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan podcast bernama Odeo. Jack Dorsey, seorang mahasiswa sarjana di Universitas New York, mengemukakan gagasannya mengenai penggunaan layanan pesan singkat untuk berkomunikasi dengan sebuah kelompok kecil. Nama kode proyek asli untuk layanan ini adalah “twttr”, gagasan yang kemudian diungkapkan oleh Evan Williams dikemukakan oleh Noah Glass; terinspirasi oleh Flickr dan kode singkat SMS Amerika yang jumlahnya lima digit. Para pengembang awalnya memutuskan angka "10958" sebagai kode singkat untuk layanan ini, namun kemudian diubah menjadi "40404" untuk kemudahan "penggunaan dan pengingatan." Pengerjaan proyek ini dimulai pada tanggal 21 Maret 2006, ketika Dorsey memublikasikan pesan Twitter pertamanya pada pukul 9:50 PM PST. Pesan tersebut berbunyi: "just setting up my twttr".
"...kami memilih kata 'twitter', dan itu sempurna. Defenisinya adalah 'ledakan singkat informasi tidak penting', dan 'celotehan burung'. Dan seperti itulah tepatnya produk ini. – Jack Dorsey
            Twitter pertama kali digunakan sebagai layanan internal bagi karyawan Odeo, dan versi lengkapnya diperkenalkan kepada publik pada tanggal 15 Juli 2006. Pada bulan Oktober 2006, Biz Stone, Evan Williams, Dorsey, dan staf Odeo lainnya membentuk perusahaan baru, mengakuisisi Odeo dan semua asetnya – termasuk Odeo.com dan Twitter.com – dari investor dan pemegang saham. Williams lalu memecat Glass, yang tidak mengungkapkan mengenai perannya dalam pendirian Twitter hingga tahun 2011. Twitter berdiri sebagai perusahaan mandiri pada bulan April 2007.
            Titik puncak popularitas Twitter terjadi saat penyelenggaraan konferensi South by Southwest Interactive (SXSWi) pada tahun 2007. Selama acara tersebut, penggunaan Twitter meningkat dari 20.000 kicauan menjadi 60.000 kicauan per hari. Menurut Steven Levy dari Newsweek, "Orang-orang Twitter dengan cerdik menempatkan layar plasma 60 inci di aula konferensi, yang secara eksklusif menayangkan pesan Twitter. Para panelis dan pembicara membicarakan layanan tersebut, dan para blogger yang hadir memujinya." Reaksi publik pada konferensi tersebut sangat positif. Blogger Scott Beale berkata bahwa Twitter "benar-benar merajai" SXSWi. Pakar media sosial, Danah Boyd, mengatakan bahwa Twitter "menguasai" konferensi. Staf Twitter menerima penghargaan Web Award, dan menyatakan: "kami ingin mengucapkan terima kasih dalam 140 karakter atau kurang. Dan kami baru saja melakukannya!". Pesan Twitter pertama yang dikirimkan dari luar Bumi diposting dari Stasiun Luar Angkasa Internasional oleh astronot NASA bernama T. J. Creamer pada tanggal 22 Januari 2010.  Pada akhir November 2010, rata-rata selusin kicauan per hari diposting dari akun @NASA_Astronauts. NASA juga telah menggelar lebih dari 25 "tweetups", yaitu ajang yang menawarkan akses VIP ke fasilitas NASA bagi para peserta di jejaring sosial untuk meningkatkan tujuan penjangkauan NASA.
C.     Penggunaan Twitter
Sebenarnya menggunakan twitter tidaklah terlalu sulit, jika memperhatikan istilah-istilahnya pengguna dapat dengan mudah memahami bagaimana penggunaan twitter.


·         Cara menggunakan twitter :
1.      Memiliki Akun Twitter
Jika ingin menggunakan twitter tentu saja kita harus memiliki akun twitter dengan cara mendaftarkan melalui email pengguna di http://twitter.com



2.      Atur Profil Twitter
Langkah ini sebenarnya bisa di lewati, namun ada baiknya kita mengisi dulu mulai biodata dan foto profil twitter kita. Hal ini bertujuan agar nantinya kita memiliki identitas yang menjadi ciri khas dan orang yang senang dengan kita pun tidak segan utuk mem-Follow atau mengikuti aktifitas kita di twitter.
3.      Menulis Tweet
Tweet itu sama halnya dengan status di facebook yang mana apa yang kita tulis akan dibaca juga oleh orang yang mengikuti kita. Batas kata dalam menulis tweet ini sekitar 140 karakter.  Namun pengguna tidak harus hanya menulis status kata-kata saja, bisa juga memasukan link artikel menarik yang sekiranya bermanfaat untuk para follower sobat. 
4.      Berdiskusi Membahas Topik tertentu
Ketika ingin membahas suau topik yang sedang dibahas juga oleh pengguna lain maka kita bisa memanfaatkan hastag (#) yaitu simbol pagar. Misalnya sobat ingin membahas tentang liga inggris " #HasilLigaInggris MU menang telak cuy.. " Maka tweet yang pengguna buat juga akan dilihat pengguna twitter lain yang membahas topik sama dengan hastag #HasilLigaInggris.

·         Cara membuat akun Twitter
1.      Isilah data-data pada kolom pendaftran seperti gambar di bawah ini. Lalu klik “create my account”















2.      Lalu ikuti perintah selanjutnya. Isilah kode rahasia yg sudah disediakan. Lalu klik “create my account”





·         Istilah-
3.      Jika sudah berhasil masuklah pada alamat akun e-mail untuk mem-verifikasi agar twitter dapat digunakan.
4.      Selesai. Selanjutnya twitter dapat digunakan, untuk mengikuti pengguna lain, memposting gambar, status dll



·         istilah yang ada pada twitter
ü  Follower: istilah follower dalam bahasa kita disebut pengikut yaitu orang yang mengikuti/follow kita, maka mereka yang menjadi follower kita ini akan menerima update dari tweet yang kita tulis.
ü  Following: istilah following dalam bahasa kita artinya mengikuti yaitu orang yang sedang kita ikuti akun twitternya. Jika kita mengikuti akun twitter seseorang, maka kita pun akan mendapat update dari mereka.
ü  Reply: istilah replay ini dalam bahasa kita artinya balasan. Jika kita ingin merespon atau membalas sebuah tweet orang yang kita ikuti maka cukup klik ‘Reply’.
ü  ReTweet: istilah ReTweet seperti bahasa asalnya yang di awali dengan Reartinya mengulang. Istilah ini bahasa kerenya disingkat RT. RT sendiri dimaksudkan menjadikan tweet  seseorang yang kita follow untuk masuk menjadi Tweet kita. Biasanya orang melakukan RT ini berpendapat bahwa Tweet orang tersebut bermanfaat/ penting/ keren / dan ingin membaginya dengan followernya.
ü  @ : istilah tersebut disebut juga Mention dengan tanda @ ini berfungsi untuk memberikan pesan atau seruan yang ditujukan pada pengguna twitter tertentu yang merupakan follower kita. Contoh @Merahnews diharap datang membawa cemilan di basecamp, yang mana pesan tersebut ditujukan pada pengguna dengan ID Merahnews.
ü  # : istilah Hastag dengan simbol # seperti yang sudah kita bahas di atas, yaitu untuk berdiskusi dan membahas topik yang sama.
ü  Direct Message: stilah ini juga disebut DM, yang berfungsi untuk mengirim pesan secara pribadi pada inbox pengguna twitter lain. DM ini bersifat privasi atau pribadi jadi yang mengetahui hanya pengirim dan yang dikirimi saja.
ü  Trending Topic: istilah ini merupakan istilah pada topik atau isu yang sedang booming ramai dibahas di Twitter, bisa secara global di dunia atau trending di negara sendiri saja tergantung pengaturan kita untuk menampilkan trending topik global atau regional.
ü  Favorites: istilah ini merupakan fitur baru twitter yang bermanfaat untuk menyimpan tweet agar tidak hilang yang dapat kita buka sewaktu-waktu.
ü  Connect : istilah merupakan fitur baru Twitter Connect yang berfungsi untuk mengetahui segala aktifitas yang terjadi di twitter, mulai dari mention, retweet, tweet favorit, orang yang mem-follow, dan interaksi kita dengan pengguna twitter lain.
ü  Discover : merupakan fitur untuk mengikuti perkembangan yang sedang menjadi topic hangat atau yang menjadi trending topic, baik bersekala internasional maupun regional semisal di Indonesia saja.
ü  Embed tweet on your websites : Fitur sangat bermanfaat buat sobat yang aktif juga di dunia blogging. Fungsinya untuk memasukan foto dan video yang berasal dari Twitter ke website atau blog kita dengan script dari Twitter, tidak jauh berbeda seperti memasukan video Youtube ke website/ blog. 

D.     Lambang atau Logo Twitter


            Secara internasional, Twitter dikenal dengan logo burung birunya yang bernama "Larry the Bird". Logo asli digunakan sejak peluncuran Twitter pada 2006 hingga bulan September 2010. Versi modifikasi logo Twitter diluncurkan saat Twitter mendesain ulang situsnya untuk pertama kali. Pada 27 Februari 2012, seorang karyawan Twitter yang menangani platform dan API perusahaan berkicau mengenai evolusi logo "Larry the Bird", mengungkapkan bahwa logo tersebut dinamai berdasarkan Larry Bird, pemain NBA dari Boston Celtics. Pada 5 Juni 2012, Twitter meluncurkan logo ketiga yang di desain ulang, menggantikan "Larry the Bird" dengan logo baru yang dinamakan "Twitter Bird." Pada revisi logo ini, kata "twitter", dengan huruf "t" kecil, tidak lagi digunakan, dan burung menjadi satu-satunya simbol yang digunakan sebagai logo perusahaan. Menurut Douglas Bowman, desainer grafis Twitter, logo baru ini terinspirasi dari Gunung Bluebird.

E.      Dampak Positif dan Negatif dari Twitter
            Dibalik penggunaan social media terdapat dampak positif dan negatif nya, antara lain;
ü  Dampak Positif
1.      Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan social yang sangat di butuhkan di zaman digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan public dan mengelola jaringan pertemanan. 
2.      Memperluas jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya belum pernah mereka temui secara langsung. 
3.      Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. 
4.      Situs jejaring social membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman mereka yang ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik. 
5.      Internet sebagai media komunikasi : merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. 
6.       Media pertukaran data : dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web : jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
7.      Media untuk mencari informasi atau data : perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
8.      Kemudahan memperoleh informasi : kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain. 
9.      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan : Dengan kemudahan ini, membuat kita tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan karena dapat di lakukan lewat internet. 

ü  Dampak Negatif
1.        Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). 
2.      Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. 
3.      Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang). 
4.      Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut
5.      Mengakibatkan kemalasana, karena terlalu bergantung pada penggunaan twitter
6.      Menjadi pemicu konflik antar pengguna account

  
III.             KESIMPULAN
A.     Simpulan
      Twitter adalah layanan jejaring sosial dan mikroblog daring yang memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan berbasis teks hingga 140 karakter, yang dikenal dengan sebutan kicauan (tweet). Dalam twitter terdapat istilah-sitilah sebagai berikut :
ü  Follower
ü  Following
ü  Replay
ü  Retweet
ü  Connection @
ü  Hastag #
ü  Direct Message
ü  Trending topic
ü  Favorite
ü  Discover dll

     Twitter juga mempunyai logo yang sejak awal diluncurkan sudah beranti 3 kali, yang awalnya hanya tulisan “twitter” mulai tahun 2012 didesain ulang dengan gambar burung berwarna biru yang terinspirasi dari Gunung Bluebird. Dalam penggunaan twitter juga memiliki dampak positif dan negatif tergantung pada pengguna nya dapat menggunakan secara bijaksana atau malah sebaliknya.







IV.             DAFTAR PUSTAKA
                Wiki. 2006. Twitter. http://id.wikipedia.org/wiki/Twitter diakses pada 16 April 2014.
            Devitia, Cok. 2013. Yahoo Answer.     https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20130924040020AAvoAEV  diakses pada            16 April 2014
            Rahma, Rhya. 2013.  Dampak Positif dan Negatif  Twitter.                                         http://rheabooks.blogspot.com/2013/12/dampak-positif-dan-negatif-twitter. diakses pada 21             April 2014
            Portal Mint. 2013. Cara Menggunakan Twitter (lengkap) terbaru 2014.             http://www.mint.web.id/2013/01/cara-menggunakan-twitter.html  diakses 17 April 2014